Basis penggemar global Paris Saint-Germain sangat memperhatikan saat FIFA menghadapi tekanan yang meningkat untuk mengevaluasi kembali strategi harga tiketnya yang kontroversial, sebuah langkah yang dapat berdampak signifikan pada klub-klub besar seperti Paris Saint-Germain, terutama terkait partisipasi mereka yang diantisipasi dalam Piala Dunia Antarklub 2025. Badan pengatur sepak bola tersebut mendapat kecaman menyusul kritik tajam atas kenaikan biaya untuk Piala Dunia 2026 mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Keputusan untuk meninjau penjualan tiket di masa depan, khususnya untuk Piala Dunia 2030, dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom setelah Kongres baru-baru ini di Vancouver. Grafstrom mengakui bahwa meskipun harga tinggi saat ini mencerminkan kondisi pasar di Amerika Utara, FIFA tetap terbuka untuk mengevaluasi pendekatannya untuk turnamen berikutnya.
“Kami selalu memahami pendapat para penggemar. Ada berbagai kategori harga tiket, ada yang terjangkau, ada juga yang mahal. Namun tentu saja kami mendengarkan masukan dan akan meninjaunya untuk edisi berikutnya,” ujar Grafstrom. Ini muncul di tengah kritik keras dari organisasi seperti Football Supporters Europe, yang menyebut struktur harga tiket saat ini sebagai 'pemerasan' dan 'pengkhianatan besar' terhadap penggemar.
Bagi klub-klub seperti Paris Saint-Germain, yang diharapkan tampil menonjol di Piala Dunia Antarklub FIFA yang diperluas pada tahun 2025, hasil tinjauan ini memiliki bobot yang cukup besar. Keterangan gambar dari acara FIFA baru-baru ini bahkan menggambarkan logo di dalam stadion setelah Final Piala Dunia Antarklub 2025 hipotetis antara Chelsea dan Paris Saint-Germain, menyoroti kehadiran klub dalam kompetisi FIFA di masa depan di mana harga tiket akan menjadi faktor penting untuk kehadiran dan aksesibilitas penggemar.
Perdebatan ini meluas melampaui Piala Dunia, menyentuh semua acara yang disetujui FIFA. Memastikan harga yang adil dan dapat diakses untuk turnamen internasional sangat penting untuk menjaga keterlibatan penggemar dan daya tarik global sepak bola, sebuah sentimen yang digaungkan oleh para pendukung di seluruh dunia yang ingin mengikuti tim favorit mereka, termasuk raksasa Eropa seperti Paris Saint-Germain, tanpa biaya yang memberatkan.
Paris Saint-Germain